Teori Perkembangan Kognitif Piaget dan Teori Pembelajaran Bermakna Ausubel

Teori Perkembangan Kognitif Piaget dan Teori Pembelajaran Bermakna Ausubel

Teori Perkembangan Kognitif Piaget dan Teori Pembelajaran Bermakna Ausubel

Teori Perkembangan Kognitif Piaget dan Teori Pembelajaran Bermakna Ausubel

  1. Teori Perkembangan Kognitif Piaget

Dalam pandangan Piaget, belajar yang sebenarnya bukanlah sesuatu yang diturunkan oleh guru, melainkan sesuatu yang berasal dari dalam diri anak sendiri. Piaget memandang bahwa anak memainkan peran aktif dalam menyusun pengetahuannya mengenai realita.

Bagi Piaget, proses belajar berlangsung dalam tiga tahapan antara lain :

  1. Asimilasi adalah jika anak tersebut menggabungkan informasi baru yang dia terima kedalam pengetahuan mereka yang telah ada.
  2. Akomodasi adalah jika anak menyesuaikan diri dengan informasi baru.
  3. Equilibrasi adalah kemampuan yang mengatur dalam diri anak agar dia mampu mempertahankan keseimbangan dan menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. Agar terjadi ekuilibrasi antara diri dengan lingkungan, maka peristiwa asimilasi dan akomodasi harus terjadi secara terpadu.

Implementasi teori perkembangan kognitif Piaget dalam pembelajaran antara lain :

Bahasa dan cara berfikir anak berbeda dengan orang dewasa, Anak-anak akan belajar lebih baik apabila dapat menghadapi lingkungan dengan baik, bahan yang harus dipelajari anak hendaknya dirasakan baru tetapi tidak asing, berikan peluang agar anak belajar sesuai tahap perkembangannya dan di dalam kelas, anak-anak hendaknya diberi peluang untuk saling berbicara dan diskusi dengan teman-temanya. (https://portal.iro.unsoed.ac.id/manajemen/gambar-jaringan-tumbuhan-dan-cirinya/)

  1. Teori Pembelajaran Bermakna Ausubel

Pembelajaran bermakna menurut Ausubel adalah suatu proses pembelajaran dimana informasi baru dihubungkan dengan struktur pengertian yang sudah dimiliki seseorang yang sedang melalui pembelajaran.

Langkah – langkah belajar bermakna Ausubel antara lain :

  1. Pengatur awal (advance organizer) dapat digunakan untuk membantu mengaitkan konsep yang lama dengan konsep yang baru yang lebih tinggi maknanya.
  2. Diferensiasi Progregsifada pengembangan dan kolaborasi konsep-konsep. Diperkenalkan terlebih dahulu kemudian baru lebih mendetail.

icpwa