Program Siswa Mengenal Nusantara SMN Resmi Ditutup

Program Siswa Mengenal Nusantara SMN Resmi Ditutup

Program Siswa Mengenal Nusantara SMN Resmi Ditutup

Program Siswa Mengenal Nusantara SMN Resmi Ditutup

Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) di wilayah Jawa Barat yang digagas

oleh empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi ditutup pada Rabu, (22/8) di kantor PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Corporate Communications and Community Development Group Head PT Jasa Marga Dwimawan Heru Santoso mengatakan, sebetulnya program ini sudah berjalan selama lima tahun. Bahkan, program SMN ini dilaksanakan serentak di Indonesia dengan melibatkan seluruh BUMN.

Dia mengatakan, secara teknis program ini merupakan pertukaran pelajar antarprovinsi. Dan kebetulan, pelajar Jawa Barat dikirim ke Kalimantan Timur. Begitupun sebaliknya.

’’Pelajar dari Kalimantan Timur belajar ke Jabar ada 27 orang mereka diberikan pengetahuan seluk beluk kebudayaan Jawa Barat dan bela negara,’’ Kata Dwimawan kepada wartawan, Kamis, (22/8).

Dia mengatakan, untuk pelajar Jawa Barat yang dikirim ke Kalimantan Timur dipilih

berdasarkan seleksi yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Jawa Barat (Jabar). Mereka yang terpilih merupakan siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP).

’’Jadi mereka diseleksi dari anak-anak penerima KIP (Kartu Indonesia Pintar) dan mewakli masing-masing kabupatennya, oleh dinas pendidikan. Mereka dari sisi ekonominya merupakan yang pertama kali merasakan seperti ini,’’ jelasnya.

Sementara itu sebelumnya, Direktur Utama Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani mengatakan, program ini dibuat sebagai bentuk komintmen BUMN untuk ambil bagian dalam meningkatkan kesejahteraan pemerataan hasil pembangunan.

Desi mengatakan, BUMN turut hadir dengan berbagai kegiatan seperti program Pemenuhan

Kebutuhan Dasar, Peringatan HUT Kementerian BUMN ke-21, Safari Ramadhan, Mudik Gratis, Siswa Mengenal Nusantara (SMN).

”kami juga hadir dikegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74, Peringatan Hari Raya Hindu dan Peringatan Natal,’’ucap dia kepada wartawan di kantor Pt Jasa Marga.

Desi menyebutkan, sejak Februari hingga Agustus 2019, empat BUMN telah menyalurkan total Rp. 10,8 Milyar untuk program BHUN di Jabar. Angagran itu, terdiri dari Rp 3,5 milyar untuk program Pemenuhan Kebutuhan Dasar serta Rp 7,3 milyar untuk kegiatan lainnya seperti SMN dan Jalan Sehat masing-masing sekitar Rp. 1,3 miliar dan Mudik Gratis yang mencapai 2,3 miliar.

Dia menuturkan, program BHUN ini memiliki manfaat sangat baik untuk membantu masyarakat khususnya yang berada di pelosok tanah air. Sehingga, dengan bantuan ini diharapkan masyarakat turut merasakan hadirnya negara.

’’Kami ingi masyarakat yang jauh merasakan buah pembangunan, dan merasa bangga menjadi Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai dengan fokus Pemerintah saat ini, yaitu pemerataan ekonomi yang berkeadilan,” ujar Desi mewakili empat BUMN pelakasana BHUN Provinsi Jawa Barat. (yan)

 

Baca Juga :

 

 

icpwa