Pengertian dan Fungsi kromosom

Pengertian kromosom

“Kromosom” berasal dari dua kata: “chroma” yang berarti benang dan “sel somatik” yang berarti tubuh. Seperti namanya, kromosom adalah struktur dalam bentuk benang tipis yang membawa informasi genetik (gen). Kromosom ada di setiap inti sel suatu organisme. Gen adalah bahan genetik yang memiliki informasi tentang sifat yang ditularkan dari induk ke anak. Dalam kromosom, gen disimpan di daerah khusus yang disebut lokus. Gen pasangan lokus disebut alel. Tubuh kromosom terdiri dari benang asam nukleat (DNA dan RNA) dan kromatin yang disusun oleh protein. Komposisinya adalah 60% protein, 35% DNA, dan 5% RNA.

Fungsi kromosom

Kromosom memiliki tiga fungsi utama.

Sebagai tempat untuk menyimpan informasi genetik yang ditularkan dari orang tua ke anak untuk membentuk karakteristik dan sifat individu.
Ini memainkan peran penting dalam proses pembelahan sel.
Tentukan jenis kelamin individu.

B. Struktur kromosom

DNA membentuk struktur yang disebut nukleosom bersama dengan protein yang disebut protein histon. Kemudian kelompok nukleosom akan membentuk untaian seperti benang yang disebut kromatin. Kumpulan benang kromatin yang dibungkus dengan cara ini akan membentuk kromosom. Sebelum pembelahan sel terjadi, DNA dari setiap kromosom dibagi, menghasilkan pembentukan lengan ganda yang disebut kromatid. Replikasi DNA ini bekerja sedemikian rupa sehingga warisan sel-sel keturunan memperoleh salinan lengkap dari informasi genetik orangtua.

Dua kromosom kemudian dibentuk berdasarkan hasil pembelahan sel.

Kromosom sel diploid adalah sel yang memiliki dua set kromosom yang secara genetik identik (sama seperti) dengan sel induk. Sel diploid memiliki jumlah kromosom yang sama dengan orang tua mereka.
Kromosom sel haploid adalah sel yang hanya memiliki satu set kromosom, dan sel haploid tidak secara genetik (heterolog) dengan sel induk. Sel haploid juga hanya memiliki setengah jumlah kromosom sel induk.

Untuk lebih memahami struktur kromosom yang dijelaskan di atas, perhatikan gambar berikut.

Centromere
Bagian tengah kromosom pada umumnya berbentuk lingkaran. Di dalam sentromer, ada sentromer yang memiliki fungsi penting ketika pembelahan sel terjadi. Pada titik ini, sekrup gelendong terpasang ke masing-masing elektroda penghitung.

Chromached
Kromatid adalah salah satu dari dua lengan yang dihasilkan dari replikasi pada kromosom. Di lengan kromosom, ada pita heliks, kromonema. Dalam chromonema, penebalan terlihat dalam bentuk manik-manik yang disebut chromomer. Kromomer pada umumnya sulit untuk diamati, tetapi dapat dilihat dengan jelas pada banyak kromosom replikasi. Chromonema dibungkus dengan zat khusus yang disebut matriks. Kromatid saling menempel di bagian sentromer.

Telomer
Telomer adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan akhir suatu kromosom. Telomer membantu menjaga DNA pada ujungnya dijelaskan dan mencegah satu lengan kromosom bertemu dengan lengan lainnya. Telomer juga berfungsi untuk melindungi kromosom dari ancaman lingkungan.

  1. Tipe kromosom
  2. Berdasarkan fungsinya
  3. Menurut fungsinya, kromosom dibagi menjadi dua jenis.

Autosom (tubuh) adalah kromosom yang menyediakan fitur yang ada dalam tubuh suatu organisme. Sebagai contoh, pada manusia ada 22 pasangan kromosom autosom dan 1 pasangan kromosom genom.
Genocome Chromosome (Gender), yang merupakan kromosom yang menentukan jenis kelamin suatu organisme yang memiliki kromosom. Misalnya, manusia memiliki sepasang autosom, jika sepasang kromosom adalah XX, manusia adalah perempuan, tetapi jika sepasang kromosom adalah XY, jenis kelamin adalah laki-laki

.Sumber : materibelajar.co.id

icpwa