Mendikbud Nadiem Makarim Kaji Sistem Zonasi Guru dan Pendidikan

Mendikbud Nadiem Makarim Kaji Sistem Zonasi Guru dan Pendidikan

Mendikbud Nadiem Makarim Kaji Sistem Zonasi Guru dan Pendidikan

Mendikbud Nadiem Makarim Kaji Sistem Zonasi Guru dan Pendidikan

Sistem zonasi atau pemetaan dalam bidang pendidikan yang sempat beberapa waktu lalu

menimbulkan polemik dan kegaduhan menjadi pekerjaan rumah bagi Mendikbud dan Dikti Nadiem Anwar Makarim. Mendikbud Nadiem mengatakan saat ini sedang mengkajinya dengan tim.

“Itu sedang saya kaji beserta tim. Kita sedang melihat feedback dari orang tua, guru. Masih kami compile. Jadi mohon tunggu dulu karena hal seperti ini yang implikasinya banyak untuk daerah itu harus kami kaji. Dan akan kami finalize,” katanya kepada Koran SINDO, di Jakarta, Rabu (6/11/2019)

Seperti diketahui, Kemendikbud menerapkan sistem zonasi dalam pendaftaran peserta didik baru

(PPDB) yang diatur berdasarkan Permendikbud No 20/2019. (Baca juga : Siapkan Investasi SDM untuk 10 Tahun ke Depan)

Baca Juga:

Pencak Silat Diakui Dunia, Kemendikbud Apresiasi Positif
Perubahan UN, Guru Perlu Dimotivasi dengan Insentif dan Penghargaan

Hal tersebut memunculkan desakan beberapa kalangan, salah satunya Komisi Perlindungan Anak Indonesia

(KPAI) meminta pemerintah segera menerbitkan perpres tentang zonasi pendidikan agar sistem zonasi tidak bermasalah lagi.

Tak hanya sistem zonasi, Mendikbud Nadiem Makarim juga tengah mengkaji tentang sistem dan proses Ujian Nasional. “Sama seperti zonasi, sedang kami kaji. Terutama pendapat para guru dan orang tua mengenai UN, sedang kami kaji,” pungkasnya.

 

Baca Juga :

 

 

icpwa