Manfaat Puasa Rajab Untuk Manusia

Poin utama puasa setelah Ramadhan adalah puasa selama bulan-bulan Al Muharam (Zulcada, Zulchja, Muharam, Rajab).

Manfaat Puasa Rajab

Jadi dari banyak kebajikan dalam diriku aku berpuasa di bulan Rajab, bahkan jika kita terlalu lama berpuasa di bulan rajabu, hari atau puasa apa yang akan dilakukan adalah Rajab. Semakin banyak hari puasa sunnah di bulan bulan, semakin banyak Anda bisa mendapatkan lebih banyak hadiah.

Seperti puasa Sunnah lainnya

itu adalah satu-satunya niat bahwa dari awal matahari terbit (fajar) hingga matahari terbenam (Maghrib) dari prosedur puasa Rajab.

Misalnya, puasa Rajab dimulai dari besok. Jika Anda ingin mendapatkan semua keutamaan Rajab yang dijelaskan di atas, mulailah mandi sore ini sehingga tidak ada hudust besar di tubuh Anda. Untuk memulai puasa, pertama-tama Anda harus membaca bacaan Latin dan niat puasa dalam arti berikut

Artinya: Saya akan berpuasa untuk besok untuk hari Rajabun Sunna untuk Allah ยท tiara

Niat puasa Rajab dibaca sampai saat Shub di tengah malam, atau tepatnya di zaman Sahar. Setelah membaca niat ini, Anda dapat mulai berpuasa dan akan mempertahankan semua gairah dari pagi hingga kedatangan Maghrib. Setelah tiba di Maghrib, saatnya berpuasa. Itu sama dengan membaca doa yang melanggar kecepatan, kecepatan doa yang melanggar kecepatan. Jumlahnya adalah sebagai berikut.

Allaahummalakasumtu, Wabika Aamantu, Wa’alaa Rizqika Afthortu, Birohmatika, Yaa Arhamar Roohimiin

Artinya: “Ya Tuhan, karma Anda, saya akan berpuasa bersama Anda, saya akan menyerah kepada Anda, saya akan berpuasa dengan makanan Anda sendiri, belas kasihan Anda, ya Allah, Tuhan itu baik hati.”

Keuntungan puasa Rajab

Dilaporkan bahwa Nabi Muhammad (SAW) mengatakan bahwa ia tahu bahwa bulan adalah bulan Allah.
Rajab cepat memberikan sejumlah manfaat seperti:

1. Dapatkan Ridho Allah S.W.T

Nabi berkata: “Jika ada orang yang berpuasa di bulan Rajab, dia akan mendapatkan kesenangan besar dari Allah SWT.

2. Kompensasi seperti layanan ibadah lima tahun

Nabi berkata: “Setiap orang yang berpuasa di bulan Rajab / 27 Rajabu akan mendapatkan hadiah saat beribadah dengan puasa 5 tahun.”

3. Dapatkan kemuliaan Allah SWT

Nabi berkata: “Siapa pun yang berpuasa di bulan bulan suci akan mendapatkan kemuliaan besar selain Allah S. W.”

4 Dapatkan hadiah 900 tahun untuk puasa

Nabi berkata: “Setiap orang yang berpuasa di bulan Rajabu. Pada 1, 2, 3 Anda akan mendapatkan hadiah seperti ibadah selama 900 tahun.”

5. Berdoa untuk Isthab

Nabi berkata: “Siapa pun yang berpuasa selama lima hari pertama bulan Rajabu, doanya akan dikenali.”

6. Saya menutup pintu neraka

Nabi berkata: “Jika kamu berpuasa tujuh hari pertama bulan Rajabu, tutup tujuh pintu neraka dan jika kamu berpuasa, kamu akan membuka delapan pintu gelombang, akan pergi ke hari pertama bulan Rajabu. ”

7 Dapatkan pengampunan dosa

Nabi berkata: “Siapa pun yang berpuasa untuk 15 kali pertama bulan Rajabu akan untuk semua dosa yang telah dilakukan dan digantikan oleh tindakan dosa dengan perbuatan baik / barang.

8. Tantangan ganda

Nabi berkata: “Tidak peduli siapa yang menambahkan pada hari kelaparan bulan Rajabu, pahala akan digandakan oleh Allah S.W.T.”

Nabi Muhammad juga berkata. “Pada malam Mi’raj, aku melihat sebuah sungai yang lebih manis dari pada madu, lebih dingin dari pada batu dan lebih dingin dari pada minyak yang harum,” dan Malaikat Gabriel berkata, “Wahai malaikat Gabriel, sungai ini, Siapa ini?” Kemudian malaikat Jibril berkata, “Ya, sungai ini adalah untuk mereka yang berdoa untukmu di bulan Rajabu.”

Dari sejarah (Tsauban) mengatakan: “Ketika kami berjalan ke makam bersama raja nabi Muhammad, rasul Allah berhenti, ia menangis dengan sangat sedih dan berdoa kepada SWT Allah. Lalu aku bertanya kepadanya,” Mengapa kamu menangis , Wahai utusan Tuhan, dan dia menjawab, “O Tsuban, mereka disiksa di makamnya, dan aku berdoa kepada Allah, dan Allah SWT mengurangi penderitaan mereka.

Kemudian dia berkata lagi, “Jika mereka berpuasa dan ingin menyembah malam di bulan Rajab, mereka pasti tidak akan menderita di kuburan.”

Kemudian Tsuban bertanya, “Wahai Rasulullah, apa sarangnya?

Sumber : https://suhupendidikan.com/

icpwa