Koruptor Seharusnya Dihukum Mati

Koruptor Seharusnya Dihukum Mati

Koruptor SeharusnyaKoruptor Seharusnya Dihukum Mati Dihukum Mati

Koruptor Seharusnya Dihukum Mati

Ketika kita Ada yang mengatakan bahwa hukuman mati adalah melanggar HAM. Tapi apakah merampok uang negara, uang rakyat juga tidak melanggar HAM? Mana yang lebih besar pelanggaran HAM-nya?. Atau jangan-jangan mereka yang menyatakan bahwa hukuman mati buat koruptor adalah melanggar HAM merupakan salah satu koruptor atau minimal pendukung korupsi itu sendiri. Bagaimana ini rekan2 blogger?

menyaksikan satu demi satu para perampok uang rakyat itu ditangkap, apa sebenarnya yang kita pikirkan? Mengapa kita kehilangan rasa memiliki bersama negeri ini? Negeri di mana kita dipertautkan dengan nasion Indonesia. Apakah para koruptor itu bukan orang Indonesia? Bukankah mereka dengan begitu adalah pengkhianat negara yang harus dimusnahkan?

Itulah segelintir pertanyaan yang terlintas dalam benak saya ketika menyaksikan dengan rasa getir yang luar biasa bagaimana para koruptor itu mencakar dan mengangkangi negeri ini.

Saat melihat para koruptor itu dihukum satu persatu, dalam hati kecil saya bertanya : sudah adilkah hukuman itu? Beberapa jaksa dan hakim yang terlibat suap hanya dimutasi ke tempat lain atau paling banter dicopot dari jabatannya. Sedangkan yang korupsi ratusan miliar malah divonis empat atau lima tahun atau malah bebas sama sekali. Sayapun berkesimpulan bahwa dengan model hukuman seperti ini maka yakinlah bahwa korupsi masih akan menggerogoti Republik ini.

Terlepas dari itu semua, mengapa kita tidak menetapkan aturan yang menghukum mati para koruptor seperti di China?. Negeri China dahulu adalah sarang para koruptor Tapi kini, negeri tirai bambu itu bisa menepuk dada di hadapan kebenaran bahwa aparatnya kini sangat bersih dari korupsi.

Sumber : https://usgsprojects.org/

icpwa