Pengertian Komunisme serta Contoh dan Ciri Ideologi

Pengertian Komunisme – Komunisme adalah fitur yang menekankan kepemilikan kolektif atas alat-alat produksi (seperti tanah dan modal), adalah produk dari keinginan, masyarakat komunis tanpa kelas dan semua orang. disamakan dengan terwujudnya masyarakat yang damai.

Disebutkan pula bahwa komunisme adalah ideologi atau ideologi yang berkaitan dengan filsafat, politik, masyarakat dan ekonomi, tujuan utamanya adalah menciptakan masyarakat dan sistem ekonomi yang maju. kemajuan dalam teknologi dan dengan kekuatan produksi yang tak terhitung jumlahnya.

Tidak hanya itu, ada banyak pendapat lain yang mengatakan bahwa komunisme adalah pemahaman anti-kapitalis, di mana ia benar-benar tidak mengakui akumulasi modal individu dan segala cara. Produksi yang dikontrol negara untuk kemakmuran Amerika Serikat.

Pada dasarnya, ideologi komunisme tidak sesuai dengan Pancasila. Karena di bawah demokrasi komunis sangat terbatas dan hak-hak individu tidak diakui. Tanda komunisme dapat dilihat dalam prinsip kesetaraan yang sama, dalam arti ekonomi yang sama dan dalam sekularisme radikal jika agama diubah dalam ideologi doktrin doktrin. komunis.

Namun, menurut ideologi komunis, kepentingan pribadi hanya dapat mengikuti (secara kolektif) sesuai dengan kehendak partai, negara dan bangsa. Komunisme adalah hasil dari perkembangan sosialisme. Istilah bagi mereka yang menerapkan ideologi komunisme, yaitu komunisme.

CONTOH KOMUNITAS

Komunisme

Banyak atau rata-rata negara di dunia masih menerapkan ideologi komunisme, misalnya di Korea Utara dan Cina. Mengenai konsep komunisme, contoh penerapan komunisme adalah sebagai berikut:

  • Ekonomi dikendalikan oleh pemerintah
    Di Korea Utara, semua kegiatan ekonomi dikendalikan oleh pemerintah. Faktanya, orang biasa hanya dapat melakukan kegiatan ekonomi kecil sementara industri besar dikendalikan oleh pemerintah. Selain itu, semua sumber daya dan fasilitas produksi tunduk pada peraturan pemerintah. Dan keberadaan negara komunis yang tidak ada kegiatan ekonomi mempengaruhi kehidupan banyak orang dan dikendalikan oleh sektor swasta.
  • Gunakan sistem satu pihak
  • Sejauh ini, Republik Rakyat Tiongkok telah menerapkan sistem satu partai. Artinya, prinsip demokrasi tidak ada di negara ini, sehingga siapa pun yang dicalonkan oleh Partai Komunis
  • Tiongkok menjadi presiden. Ini terbukti ketika Tuan Xi Jinping, Presiden Tiongkok, menjabat selama lebih dari dua periode.
  • Jangan mendukung praktik keagamaan
  • Banyak orang berpikir bahwa komunisme adalah konsep yang tidak mengakui keberadaan Tuhan (ateisme). Kenyataannya, anggapan itu salah karena mereka berbeda secara fundamental, komunisme bersifat politis, sedangkan ateisme adalah kepercayaan. Namun, Komunisme percaya bahwa orang-orang beragama mengandalkan doa daripada bisnis atau tindakan. Hal ini membuat pengikut agama menyamakan komunisme dengan sebutan ateis.
  • Anggap semua orang sama
  • Dalam doktrin komunisme, setiap orang berada pada level yang sama. Tidak ada borjuasi dan tidak ada proletariat.
  • Doktrin inilah yang membuat banyak orang Komunis kecil karena dikatakan membuat hidup mereka lebih sukses. Namun faktanya, komunisme dapat menyebabkan individu menjadi tidak berkembang.

KARAKTERISTIK MASYARAKAT

  • Teori pengajaran tentang strata sosial dalam masyarakat. Karena itu, tidak mengherankan bahwa kaum proletar sering mengalami konflik antara tuan tanah dan modal.
    Rasa tidak hormat kepada orang-orang sebagai individu, sebagaimana dibuktikan oleh ajaran-ajaran yang tidak mengizinkan siapa pun mengendalikan alat-alat produksi.
  • Komunisme mengajarkan teori oposisi kelas (perjuangan).
    Salah satu ajaran komunis adalah revolusi berkelanjutan atau “revolusi berkelanjutan”. Revolusi menyebar ke seluruh dunia, sehingga komunisme dalam arti luas disebut “menjadi internasional”.
  • Komunisme memiliki program untuk masyarakat yang makmur, tanpa kelas, dan semua orang setara. Tetapi ada juga periode kediktatoran proletariat, yang tugasnya membersihkan kelas-kelas melawan komunisme. Terutama para pemilik daerah yang bertentangan dengan demokrasi.
  • Komunisme memperkenalkan sistem politik partai yang unik, Partai Komunis. Dapat dikatakan bahwa negara komunis tidak memiliki partai komunis / oposisi tetapi semua orang.

Dikutip dari : Ruangguru.co

icpwa