keterbatasan UU Telekomunikasi

keterbatasan UU Telekomunikasi

keterbatasan UU Telekomunikasi

keterbatasan UU Telekomunikasi

keterbatasan UU Telekomunikasi dalam mengatur penggunaan Teknologi Informasi

Karena ruang lingkup yang terus berkembang seiring dengan perkembangan yang terjadi, maka Electronic Commerce merupakan salah satu ruang lingkup yang harus dicover oleh cyberlaw. Berikut Persoalan-persoalan/Aspek-aspek hukum terkait :

  • Masalah Perlindungan Konsumen
    Masalah perlindungan konsumen dalam E-Commerce merupakan aspek yang cukup penting untuk diperhatikan, karena beberapa karakteristik khas E-Commerce akan menempatkan pihak konsumen pada posisi yang lemah atau bahkan dirugikan seperti : Perusahaan di Internet (the Internet merchant) tidak memiliki alamat secara fisik di suatu negara tertentu, sehingga hal ini akan menyulitkan konsumen untuk mengembalikan produk yang tidak sesuai dengan pesanan, Konsumen sulit memperoleh jaminan untuk mendapatkan undang-undang perlindungan konsumen masing-masing negara seperti yang dimiliki Indonesia tidak akan cukup membantu, karena E-Commerce beroperasi secara lintas batas (borderless).
    Untuk panduan mengenai keabsahan digital signatures lihat UNCITRAL Model Law on Electronic Commerce Pasal 7. Dalam kaitan ini, perlindungan konsumen harus dilakukan dengan pendekatan internasional melalui harmonisasi hukum dan kerjasama institusi-institusi penegak hukum.

Baca Juga :

icpwa