Kekeliruan Umum Anak Berkesulitan Belajar Berhitung

Kekeliruan Umum Anak Berkesulitan Belajar Berhitung

Menurut Mulyono (1997), ada beberpa jenis kekeliruan yang biasa dilakuakan oleh anak berkesulitan belajar berhitung.

Kekurangan pemahaman tentang symbol.

Kesulitan tersebut terjadi karena anak tidak memahami konsep relasi antara nilai dan simbolnya. Misalnya: >, <, +, -, x, : dan lain sebagainya.

  1. Kekurangan pemahaman tentang nilai tempat.

Anak yang belum memahami nilai tempat suatu bilangan mengalami kesulitan yang berkenaan dengan penjumlahan atau pengurangan dengan cara bersusun.

  1. Kekurangan pemahaman dalam melakukan perhitungan.

Anak biasanya lebih suka untuk menghafal yang berkaitan dengan konsep penjumlahan, pengurangan, perkalian atau pembagian. Namun dengan semacam itu anak akan mengalami banyak kekeliruan jika lupa. Untuk itu guru dapat mengajarkan teknik mengingat urutan penjumlahan dan berusaha menanamkan kembali konsep yang belum dikuasai anak dengan cara peragaan.

  1. Penggunaan proses penghitungan yang keliru.

Banyak sekali kekeliruan yang dilakukan anak dalam menghitung, seperti:

1)      Mempertukarkan symbol.

Anak sering kurang paham antara symbol penambahan, pengurangan, perkalian atau pembagian.

2)      Satuan dan puluhan dijumlahkan tanpa memperhatikan nilai tempat.

Contoh:          34

46+

710

3)      Tidak memperhatikan nilai tempat.

Contoh:

19

21+

13

Anak akan menghitung 1 + 9 +2 + 1 = 13

 

Matematika adalah ilmu tentang bilangan-bilangan, hubungan antar bilangan dan prosedur operasional yang digunakan dalam penyelesaian persoalan mengenai bilangan (pusat pembinaan dan pengembangan bahasa (1991).

Matematika adalah bahasa yang melambangkan serangkaian makna dari pernyataan yang ingin di sampaikan (suriasumantri, 1982)

Matematika sebagai ilmu tentang struktur dan hubungan-hubunganya memerlukan simbol-simbol  untuk membantu memanipulasi aturan-aturan melalui operasi yang ditetapkan (Paimin, 1998)

EVALUASI PERKEMBANGAN MATEMATIKA ANAK

Ada beberapa alat evaluasi perkembangan matematika anak:

  1. Pemberian tugas
  2. Observasi/ pengamatan
  3. Portofolio
  4. Catatan anekdot

Baca juga:

icpwa