Jangan Sebut Siswa Malas, Kemendikbud Harus Evaluasi HOTS

Jangan Sebut Siswa Malas, Kemendikbud Harus Evaluasi HOTS

Jangan Sebut Siswa Malas, Kemendikbud Harus Evaluasi HOTS

Jangan Sebut Siswa Malas, Kemendikbud Harus Evaluasi HOTS

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melihat hasil nilai Ujian Nasional 2018

mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Anjloknya nilai UN sudah diprediksi banyak orang, mengingat begitu banyak siswa SMA dan SMP yang mengeluhkan sulitnya soal UNBK.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti menerima sejumlah keluhan para peserta UN. Umumnya, mereka mengeluhkan sulitnya soal esai, yang menurut Kemendikbud merupakan soal dengan penalaran tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Retno menyampaikan, menurut para peserta UN, soal semacam ini belum pernah

diperkenalkan selama tiga tahun pembelajaran. Bahkan, beberapa materi soal tidak sesuai dengan yang diajarkan.
KPAI: Jangan Sebut Siswa Malas, Kemendikbud Harus Evaluasi HOTS
Siswa menunggu di ruang transit selama terjadi gangguan server di hari pertama UNBK SMP, Senin (23/4). (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)

“Dan tidak ada pula di kisi-kisi UN yang mereka dapatkan,” jelas Retno kepada JawaPos.com, Selasa (29/5).

Atas keluhan tersebut, Retno meminta pihak Kemendikbud mau mendengar dan bersedia dengan besar hati mengevaluasi soal dan pembuat soalnya. Dia menegaskan untuk tidak menyalahkan anak-anak dengan istilah cengeng dan malas.

“Jika dalam suatu ujian mayoritas anak mendapatkan nilai jelek

, maka seorang guru pasti akan mengevaluasi soalnya dan pendekatan pembelajarannya. Bukan menyalahkan para siswanya cengeng atau malas,” tegasnya.

Retno lebih lanjut menduga, nilai hasil UN turun signifikan lantaran tingkat kesulitan soal yang dinaikkan. Namun, hal itu tidak disertai dengan pembaharuan pembelajaran bernalar di ruang-ruang kelas.

“Para guru harus disiapkan terlebih dahulu oleh Kemendikbud, Kementerian Agama, dan Dinas-dinas Pendidikan. Kalau gurunya sudah mampu melaksanakan pembelajaran HOTS, maka adil jika muridnya diuji dengan soal HOTS,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://rushor.com/materi-simantik-dan-etimologi/

icpwa