Hasanah Halal Tourism : Champion Product

Hasanah Halal Tourism : Champion Product

Hasanah Halal Tourism

Hasanah Halal Tourism

BNI Syariah telah mengantisipasi adanya potensi wisata yang akan semakin berkembang di masa mendatang. Untuk mendukungHasanah Lifestyle, selain mengembangkan aplikasi berbasis android yang mudah digunakan oleh masyarakat, BNI Syariah saat ini juga mengembangkan program perjalanan wisata halal ke berbagai destinasi wisata di Indonesia maupun mancanegara.

Pada saat ini, aspek wisata memang sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat Indonesia. Hal tersebut tidak dapat terlepas dari adanya pergeseran penempatan skala prioritas kebutuhan hidup masyarakat. Yuswohadi (2017) menyatakan bahwa masyarakat cenderung mengurangi konsumsi barang sehari-hari, seperti pakaian, makanan, dsb, agar dapat memiliki anggaran yang cukup untuk berwisata. Hal ini didukung pula oleh adanya berbagai event travel fairlow budget hotel, dan low cost transportation. Sebagai contoh, pada tahun 2017, industri retail makanan hanya meningkat sebesar 4%, sedangkan industri otomotif justru mengalami pertumbuhan negatif (AC Nielsen dalam Yuswohadi, 2017). Sedangkan, pada tahun 2020, sektor pariwisata diperkirakan akan menjadi penyumbang devisa terbesar di Indonesia.

Salah satu aspek wisata yang sedang booming adalah wisata halal atau yang lebih dikenal sebagai halal tourismMastercard Crescent Rating: Global Muslim Travel Index 2015 – 2017 merupakan lembaga pemeringkat terkemuka yang memiliki spesialisasi dalam menilai tingkat kenyamanan destinasi wisata, dimana penilaian tersebut didasarkan pada kemudahan aksesibilitas, komunikasi, tingkat kemananan, dan pelayanan yang memuaskan.

Rank 2015 Skor 2016 Skor 2017 Skor
1 Malaysia 83.8 Malaysia 81.9 Malaysia 82.5
2 Turki 73.8 UEA 74.7 UEA 76.9
3 UEA 72.1 Turki 73.9 Indonesia 72.6
4 Arab Saudi 71.3 Indonesia 70.6 Turki 72.4
5 Qatar 68.2 Qatar 70.5 Arab Saudi 71.4
6 Indonesia 67.5 Arab Saudi 70.4 Qatar 70.5
7 Oman 66.7 Oman 70.3 Maroko 68.1
8 Yordania 66.4 Maroko 68.3 Oman 67.9
9 Maroko 64.4 Yordania 65.4 Bahrain 67.9
10 Brunei 64.3 Bahrain 65.3 Iran 66.8

Sumber: Mastercard-Crescentrating GMTI Tahun 2015, 2016, 2017

Berdasarkan tabel di atas, selama 3 tahun berturut-turut Malaysia berhasil mempertahankan posisi pada peringkat pertama, sedangkan Indonesia berhasil mengejar ketertinggalan dari peringkat keenam pada tahun 2015 menjadi peringkat ketiga pada tahun 2017. Hal ini menandakan bahwa wisata halal di Indonesia semakin baik, dengan harapan dapat menggeser posisi Malaysia ke depannya. Sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah terhadap wisata halal, BNI Syariah.

Baca Juga :

icpwa