HAKEKAT PSIKOLOGI PENDIDIKAN

  1. HAKEKAT PSIKOLOGI PENDIDIKAN

Selanjutnya pengertian psikologi pendidikan adalah sebagai berikut. Psikologi Pendidikan adalah cabang dari ilmu psikologi yang mengkhususkan diri pada cara memahami pengajaran dan pembelajaran dalam lingkungan pendidikan. Keberhasilan seorang guru dalam mengajar sangat berkaitan dengan penguasaan sains serta seni dan keahlian mengajarnya.
Psikologi pendidikan merupakan sumbangsih dari ilmu pengetahuan psikologi terhadap dunia pendidikan dalam kegiatan pendidikan pembelajaran, pengembangan kurikulum, proses belajar mengajar, sistem evaluasi, dan layanan konseling merupakan beberapa kegiatan utama dalam pendidikan terhadap peserta didik, pendidik, orang tua, masyarakat dan pemerintah agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara sempurna dan tepat guna.
Psikologi Pendidikan, menurut sebagian ahli adalah subdisiplin psikologi dan bukan psikologi itu sendiri. Para ahli menganggap bahwa psikologi pendidikan tidak memiliki konsep, teori dan metode tersendiri.
Psikologi Pendidikan adalah ilmu yang mempelajari  tentang perilaku manusia di dalam dunia pendidikan yang meliputi  studi sistematis tentang proses-proses dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pendidikan manusia yang tujuannya untuk mengembangkan dan meningkatkan keefisien di dalam pendidikan. Sedangkan pendidikan adalah proses pertumbuhan yang berlangsung melalui tindakan-tindakan belajar. Dari dua definisi ini maka jelas fokus dari psikologi pendidikan adalah proses belajar mengajar.
Sedangkan psikologi pendidikan secara sederhana menurut Barlow (1985) adalah sebuah pengetahuan berdasarkan riset psikologi yang menyediakan serangkaian sunber untuk membantu melaksanakan tugas sebagai seorang guru dalam proses belajar mengajar secara lebih efektif. Definisi psikologi pendidikan yang dikemukakan oleh Barlow tersebut lebih memberikan tekanan pada sekitar proses interaksi antara guru sebagai pengajar dan siswa sbagai objek yang belajar didalam kelas.
Sementara psikologi pendidikan menurut Tardif (1989) , adalah sebuah bidang studi yang berhubungan penerapan pengetahuan tentang perilaku manusia untuk usaha-usaha kependidikan mencakup :
1.  Context of teaching and learning (berhubungan dengan situasi dan tempat terjadinya proses belajar dan mengajar).
2.  Process of teaching and learning (berhubungan dengan tahapan-tahapan dalam proses belajar mengajar).
3.Outcomes of teaching and learning (berhubungan dengan hasil-hasil yang dicapai dalam proses belajar dan mengajar).
Definisi ini menekankan bahwa psikologi pendidikan adalah studi sistematis tentang proses-proses dan faktor-faktor dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pendidikan manusia.
Berdasarkan dari berbagai definisi tersebut, maka psikologi pendidikan mempunyai dua objek riset dan kajian, yaitu :
1. Siswa, yaitu individu yang sedang belajar, termasuk pendekatan strategi, faktor yang mempengaruhi dan prestasi yang dicapai.
2.Guru, yaitu individu yang berkewajiban atau bertugas mengajar termasuk metode, model strategi dan lain-lain yang berhubungan dengan penyajian materi pelajaran (Syah, 2000).
Glover dan Ronning menyatakan bahwa psikologi pendidikan sebagai penerapan ilmu dan metode-metode psikologi untuk studi perkembangan, belajar, motivasi belajar, pengajaran assesmen dan aspek-aspek psikologi lainnya yang berkaitan dengan isu-isu yang berpengaruh dan berinteraksi dengan proses belajar dan pembelajaran.
Psikologi pendidikan merupakan bidang studi psikologi yang mempelajari, mengkaji perilaku individu, kelompok dan sosial dalam situasi pendidikan. Menurut Crow and Crow, psikologi pendidikan merupakan suatu ilmu yang berusaha menjelaskan masalah-masalah belajar yang dialami individu dari sejak lahir sampai usia lanjut terutama yang menyangkut kondisi-kondisi yang mempengaruhi pembelajaran. Seperti yang dipelajari dalam bukunya sebagai berikut: “Educational psychologhy describes and explains the learning experiences of an individual from birth through old age. It is subject matter is concerned with the conditions that affect learning “ ( Lester D. Crow & Alice Crow, 1958:7)
Dari pengertian tersebut psikologi pendidikan adalah cabang dari psikologi yang dalam penguraian dan penelitiannya lebih menekankan pada masalah-masalah pertumbuhan dan perkembangan anak, baik fisik maupun mental yang sangat erat hubungannya dengan masalah pendidikan, terutama yangmempengaruhi proses dan keberhasilan belajar.
Psikologi pendidikan dapat dikatakan sebagai suatu ilmu pengetahuan karena didalamnya telah memiliki kriteria persyaratan ilmu pengetahuan :
  1. Ontologis : obyek dari psikologi pendidikan adalah perilaku-perilaku individu yang terlibat langsung maupun tidak langsung dengan pendidikan, seperti pendidik, administrator, orang tua peserta didik.
  2. Epistimologis : teori-teori, konsep-konsep, prinsip-prinsip dan dalil-dalil psikologi pendidikan dihasilkan berdasarkan kajian ilmiah (rasional,sistematis, dan empiris) melalui berbagai cara, baik secara pendekatan kualitatif maupun pendekatan kuantitatif.
  3. Aksiologi : manfaat dari psikologi pendidikan terutama sekali berkenaan dengan pencapaian efisiensi dan efektivitas proses pendidikan.

https://finbarroreilly.com/leviathan-reef-apk/

icpwa