Cara Meningkatkan Fungsi Paru-Paru

Tingkatkan fungsi paru-paru Anda dengan 5 latihan berikut

Tarik napas dalam-dalam

Banyak ahli percaya bahwa asupan nafas dalam akan meningkatkan kapasitas paru-paru. Untuk melakukan ini, berdiri tegak dengan lutut Anda rileks. Menekuk saat Anda perlahan membuang semua udara di paru-paru.

Ketika Anda mengosongkan semua udara di paru-paru, kembali ke posisi tegak dengan menghirup udara sebanyak mungkin dengan kecepatan yang sama. Tahan nafas selama beberapa saat, jika mungkin selama 15-20 hitungan. Anda dapat meregangkan tangan saat menghitung dan menurunkannya saat Anda membuang napas perlahan. Ulangi ini 3-4 kali.


Iga elastis

Latihan ini akan membantu Anda memperkuat otot-otot pernapasan Anda. Berdiri tegak dan keluarkan semua udara dari paru-paru. Jadi, mulailah menghirup udara dan menggembungkan paru-paru Anda hingga maksimal. Tahan nafas setidaknya selama 20 detik. Letakkan tangan Anda di pinggang dengan ibu jari di depan dan jari lainnya di bagian belakang. Buang napas lembut dan rileks. Lakukan setidaknya tiga kali.

Latihan pernapasan perut

Pernapasan perut harus dilakukan dengan teknik khusus sehingga manfaatnya dapat benar-benar dirasakan. Berbaring telentang dengan meletakkan satu tangan di perut Anda dan yang lain di dada Anda. Bernapaslah perlahan-lahan dengan fokus pada bagian tengah tubuh. Anda akan merasakan dan melihat tangan Anda mengangkat perut sampai Anda menghirup lebih banyak udara.

Pastikan Anda menghirup udara melalui hidung Anda dan keluarkan melalui mulut Anda. Jika memungkinkan, tahan napas Anda selama beberapa detik antara proses traksi dan pernafasan. Pertimbangkan untuk mengencangkan otot perut Anda setelah bernapas untuk memastikan Anda telah benar-benar mengosongkan paru-paru Anda.

Bernapaslah sambil mengencangkan bibir Anda

WebMD menyarankan mereka yang mengalami COPD untuk mengejar pernapasan bibir atau bernapas dengan bibir mengerucut. Untuk melakukan ini, pertama-tama, kendurkan otot-otot leher dan bahu. Lalu tarik napas melalui hidung selama 2 detik. Saat bernafas, pastikan mulut tertutup rapat. Buang napas melalui mulut kerucut selama 4 detik. Jika Anda merasa lelah melakukannya dalam jangka waktu itu, kuncinya adalah untuk bernapas dua kali lebih banyak daripada saat Anda bernapas.


Latihan aerobik dan peregangan otot

Latihan peregangan meningkatkan fleksibilitas otot-otot pernapasan. Latihan aerobik yang menggunakan otot besar juga dapat meningkatkan kapasitas pemulihan jantung dan paru-paru. Ini akan membantu tubuh Anda menggunakan oksigen lebih efisien dan pada akhirnya meningkatkan kualitas pernapasan. Berjalan dan bersepeda adalah contoh latihan aerobik yang baik untuk penderita COPD.

Memperbaiki fungsi paru-paru dapat dilakukan dengan melakukan latihan khusus dan gaya hidup sehat. Suatu hal yang penting untuk diperhatikan adalah Anda harus menjaga posisi yang tepat saat melakukan latihan. Untuk mempelajarinya, mungkin Anda dapat meminta bantuan dari seorang pelatih profesional. Jangan lupa untuk menyeimbangkannya dengan gaya hidup sehat sehingga fungsi paru bisa menunjukkan peningkatan positif.

Baca Juga:

icpwa