Analisis waktu dan faktor yang mempengaruhi dalam masuk IKEA

Analisis waktu dan faktor yang mempengaruhi dalam masuk IKEA

 Analisis waktu dan faktor yang mempengaruhi dalam masuk IKEA

Analisis waktu dan faktor yang mempengaruhi dalam masuk IKEA

  1. Cara (Mode) IKEA masuk ke China

Strategi bisnis dalam memasuki pasar China, pada asalnya IKEA menggunakan dua cara yang berbeda. Pertama adalah “anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki (wholly owned subsidiary)”, yang kedua adalah “perusahaan patungan (joint venture)”. Namun, saat ini IKEA hanya mengoperasikan toko ritel dengan mode “anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki”, dan mengubah semua operasi “usaha patungan” toko ketika masuk secara primitif ke kota-kota Cina. Karenanya, saat ini satu-satunya mode masuk IKEA adalah “anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki” atau “wholly owned subsidiary”, yaitu cara yang pertama.

  1. Analisis waktu dan faktor yang mempengaruhi dalam masuk IKEA ke China

Dalam hal ini, setidaknya ada sebuah konsep yang dibawa olehYannick and Khoa (2014) bahwa ada empat dimensi yang bebeda yang dipertimbangkan oleh Negara Swedia (negera asal IKEA) dalam pemilihan waktu memasuki pasar internasional. Dalam hal ini IKEA yang merulakan salah satu perusahaan dari Negara tersebut juga mempertimbangkan empat dimensi tersebut sebagai bagian dari strategi bisnis internasionalnya di China. Dimensi yang dimaksud adalah “window of opportunity”, “stepwise internationalization”, “near market knowledge” and “world-of- mouth”.Berikut ini merupakan penjelasan dari masing-masing dimensi yang telah disebutkan, yaitu:

  1. Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan diatas maka dapat dikatakan bahwa IKEA meruapakn perusahan ritel yang berasaldari Swedia, didirikan pada tahun 1943 olehIngvar Kamprad. Dalam perkembangnnya, IKEA yang berasal dari Swedia ini tumbuh secara bertahap sebelum akhirnya menjadi seperti yang sekarang.

Baca Juga : 

icpwa