Aksi 212 Antar Almuzzammil Raih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi

Aksi 212 Antar Almuzzammil Raih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi

Aksi 212 Antar Almuzzammil Raih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi

Aksi 212 Antar Almuzzammil Raih Gelar Doktor Ilmu Komunikasi

Kementerian Agama (kemenag) melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam

(PAI) akan menggelar Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Tingkat Nasional IX Tahun 2019.

Pentas PAI Nasional IX ini akan digelar di Kota Makassar, tepatnya di Asrama Haji Sudiang, Sulawesi Selatan, 9 hingga 14 Oktober 2019 mendatang.

Direktur PAI, Rohmat Mulyana mengatakan, Pentas PAI Nasional IX

ini akan mempertandingkan 10 kelompok jenis mata lomba, yaitu Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ), Lomba Pidato PAI (LP-PAI), Lomba Kaligrafi, Lomba Seni Nasyid, Lomba Debat PAI, Lomba Kreasi Busana, Lomba Cerdas Cermat, Lomba Penulisan Cerita Remaja Islami, dan Lomba Penulisan Karya Ilmiah Remaja PAI.

“Pentas PAI diikuti oleh peserta didik SD, SMP, dan SMA/SMK, dan Lomba Penulisan Cerita Remaja Islami ini menjadi salah satu jenis lomba baru dalam Pentas PAI,” ujar Rohmat saat menyampaikan persiapan Pentas PAI Nasional IX kepada Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta, Selasa (10/9).

Kepada panitia, Menag menekankan pentingnya sistem penjurian Pentas PAI ini

, karena inti dari Pentas PAI ini adalah lomba.

“Harus ada tolok ukur bersama  bagi seluruh juri, khususnya bagi lomba yang penilaiannya lebih ke subjektivitas peserta,” ujar Menag.

“Harus ada technical meeting juri sebelum lomba, hasilnya disampaikan kepada peserta dan masing-masing official team, ini penting, harus diperhatikan,” tandas Menag.

Pentas PAI Nasional IX Tahun 2019 mengusung tema ‘Keberagamaan Generasi Milenial yang Moderat’, dan Ayam Jantan dipilih menjadi Maskot Pentas PAI tahun ini.

 

Baca Juga :

 

 

icpwa