7 Penyebab Penyebaran Flora dan Fauna di Bumi

7 Penyebab Penyebaran Flora dan Fauna di Bumi

pernah nggak anda jadi penasaran kenapa hewan kanguru cuma tersedia di Australia? Atau mengapa pohon sakura cuma tersedia di Jepang? Memangnya kenapa ya kecuali kanguru dan pohon sakura dibawa ke Indonesia? Kira-kira flora (tumbuhan) dan fauna (hewan) tersebut sanggup nggak ya beradaptasi di negara kita? Hmm, pertanyaan mengenai penyebaran flora dan fauna di bumi ini dapat kita bahas bersama ya. Keep scrolling, Squad!

Ternyata, tersedia 7 alasan mengapa flora dan fauna di berbagai wilayah memang berbeda-beda bersama daerah lainnya. Mari kita bahas satu per satu:

1. Iklim

Tahukah anda pertumbuhan flora maupun keberlanjutan hidup seekor fauna benar-benar tergantung terhadap iklim wilayahnya? Tanaman seperti apel, wortel, atau kol membutuhkan daratan tinggi yang pasti saja beriklim sejuk. Sama halnya bersama beruang kutub yang membutuhkan wilayah seperti Kutub Utara bersama salju dan makanan yang cuma tersedia di daerah dingin. Sementara itu, kaktus dan juga pohon kurma justru membutuhkan daerah iklimnya panas. Sama pula halnya bersama hewan unta yang sanggup bertahan hidup di wilayah tersebut.

2. Kondisi Fisik Muka Bumi

Pegunungan yang tinggi, gurun yang luas, dan lautan yang di dalam merupakan contoh-contoh berasal dari situasi fisik wajah bumi yang menjadi kendala bagi makhluk hidup untuk berpindah. Oleh karena itu, seekor panda yang tersedia di Tiongkok pasti dapat mengalami ada problem untuk rubah ke Indonesia bersama sendirinya.

Bahkan, di Indonesia pun terkandung 3 type fauna yaitu 1) type Asia; 2) type Australia; 3) type peralihan. Sebab dipisahkan oleh lautan. Walau begitu, tidak selalu lautan menjadi kendala bagi perpindahan flora dan fauna. Pohon kelapa contohnya, justru sanggup dihanyutkan ke tempat-tempat yang jauh melalui laut. Begitu pula halnya bersama ikan dan binatang laut lainnya.

3. Adaptasi

Kenapa ya seekor ikan gurami tidak sanggup kita temukan di laut? Jawabannya adalah karena adaptasi, Squad. Setiap flora dan fauna pasti harus melakukan adaptasi khususnya dahulu bersama lingkungan hidupnya. Nah, tersedia bermacam macam adaptasi makhluk hidup terhadap lingkungannya, sebagai berikut:

– Adaptasi Morfologi

Merupakan penyesuaian bentuk tubuh makhluk hidup untuk keberlangsungan hidupnya. Misalnya tumbuhan yang berada di gurun mempunyai akar kuat dan panjang agar sanggup menyerap air yang letaknya jauh di di dalam tanah. Begitu termasuk bersama fauna, seekor burung elang mempunyai paruh yang kuat dan tajam, fungsinya untuk mencengkram dan termasuk membunuh mangsa.

– Adaptasi fisiologi

Penyesuaian manfaat fisiologi tubuh untuk mempertahankan hidup. Contohnya yang muncul terhadap cumi-cumi si pemilik kantong tinta yang memuat cairan hitam. Saat tersedia musuh yang menyerang, tinta sanggup disemprotkan ke air, agar kedudukan cumi-cumi dan gurita tidak terlihat. Hebat ya?

– Adaptasi Tingkah Laku

Kamu memahami tidak, tersedia sebagian hewan yang kerap pura-pura mati atau tidur saat didekati bersama hewan lain? Ini adalah misal segera berasal dari adaptasi tingkah laku. Contohnya yaitu seekor tupai virginia yang kerap berbaring tidak berdaya bersama mata tertutup seumpama didekati seekor anjing. Lucu ya, Squad? Tujuannya, agar tupai tidak diganggu oleh anjing tersebut.

Sama halnya bersama adaptasi flora, sebagai misal kaktus sanggup hidup di gurun yang gersang karena udah beradaptasi bersama lahan kering.

4. Seleksi Alam

Pernah ngga anda bertanya-tanya, kok sekarang udah jarang ditemui capung berwarna-warni ya? Atau lebih-lebih anda sekali nggak memahami kecuali capung-capung itu mempunyai warna yang menarik seperti kupu-kupu. Namun karena seleksi alam dengan sebutan lain kerap dimakan oleh predatornya yaitu burung-burung sawah, agar capung berwarna terang tersebut hampir tak tersedia lagi. Tetapi, kecuali anda mampir ke wilayah hutan, sanggup menjadi tetap dapat bertemu bersama capung berwarna cerah, lho!

5. Makanan

Koala cuma terkandung di Australia karena makanannya yaitu daun ekaliptus type khusus cuma sanggup tumbuh di benua tersebut. Tak jauh berbeda, panda sanggup hidup kecuali wilayahnya sejuk dan dikelilingi tanaman bambu sebagai makanannya. Jadi, makanan merupakan keliru satu faktor yang pengaruhi persebaran hewan tertentu. Itulah sebabnya, koala dan panda tidak sanggup hidup di daerah lain.

6. Kelompok Hidup

Ada sebagian flora dan fauna yang membentuk sebuah kelompok, agar nggak sanggup dipisahkan. Contohnya nih, seluruh type pohon di hutan udah membentuk perpasangan bersama cendawan tanah tertentu. Cendawan yang tumbuh di di dalam maupun di luar akar pohon membantu penyerapan unsur hara oleh tanaman. Maka, kecuali dipindah ke wilayah lain yang tidak terkandung cendawan tersebut, pohon itu tidak sanggup tumbuh bersama baik.

7. Manusia

Terakhir, persebaran flora dan fauna disebabkan oleh manusia. Namun, hal ini belum benar-benar lama terjadi, cuma sesudah tersedia kemajuan infrastruktur dan teknologi. Dengan kemampuannya, manusia membudidayakan dan mengembangbiakkan berbagai flora dan fauna. Maka, persebarannya pun kini sanggup menempuh jarak yang benar-benar jauh.

Misalnya tanaman teh yang tersedia di Jawa sebagiannya berasal berasal dari Cina dan daerah Assam, India yang dibawa oleh kolonial Belanda. Karena situasi iklim yang hampir serupa bersama daerah asal, tanaman teh tersebut sanggup tumbuh subur di Jawa.

Baca Juga :

icpwa